Senin, 17 September 2012

Kenari

My First Little Canary
Burung kenari atau yang dikenal dengan nama latin Serinus Canaria adalah jenis burung yang dapat memikat hati pehobi burung. Bagaimana tidak, burung dengan degradasi warna yang indah dan suaranya yang khas dapat memberikan kepuasan pada panca indra penikmatnya. Semakin hari semakin banyak pecinta burung ini, bahkan ada pula yang menjadikan burung ini sebagai mata pencaharian..dalam arti, banyak pehobi yang menangkarkan burung ini. Termasuk saya, sedang belajar menangkarkan burung cantik ini. Bagaimana dengan Anda? Cukup dengan memelihara saja atau ingin menjadikannya peluang usaha?
Pada kesempatan ini saya mencoba untuk menulis artikel tentang bagaimana persiapan, proses penangkaran dan perawatannya. Sebagai pendatang baru dalam menangkarkan kenari, saya masih jauh ilmunya..diharapkan nantinya kritik dan saran yang membangun, agar bermanfaat bagi kita semua. Sebelum menangkarkan kenari, ada baiknya kita menambah wawasan tentang kenari. Pengumpulan informasi dapat dilakukan dengan cara membaca buku, bertanya kepada para peternak, atau dapat juga mengumpulkan artikel tentang kenari melalui internet. Secara umum, apa yang saya dapat di bangku kuliah dulu..semua bidang usaha mengacu pada prinsip POAC, yaitu Planing (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian /Pengolahan), Actuating (Pelaksanaan) dan Controling (Pengawasan/Kontrol). Kemudian ada lagi SWOT, maaf..bukan bermaksud memberikan kuliah tapi kita juga perlu ketahui untuk kebaikan usaha kita di masa mendatang. Strengh (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang) dan Threatment (Tantangan). Intinya, perencanaan yang baik adalah setengah dari kesuksesan yang akan diraih. Jadi, lakukanlah hal ini dengan sungguh-sungguh dan mantapkan semangat untuk maju.

Persiapan Penangkaran
Persiapan yang dibutuhkan dalam menangkarkan kenari adalah berdo’a, mohon kepada Yang Maha Kuasa agar apa yang akan Anda jalani sesuai dengan harapan. Langkah selanjutnya menyiapkan sangkar yang memiliki sekat atau pemisah, lalu membeli sepasang kenari atau lebih. Sangkar dengan penyekat banyak di jual di pasar burung, biasanya berukuran 60cm x 30cm x 30cm atau kalau Anda bisa, kenapa tidak membuat sendiri kandang penangkarannya. Begitu juga dengan burung kenari, kalau mau lebih jelas lagi Anda bisa kunjungi penangkaran kenari yang ada di wilayah Anda. Langkah pertama, Anda bisa beli pasangan kenari lokal terlebih dahulu atau silahkan Anda beli pasangan kenari import. Pengalaman kurang memuaskan dalam membeli burung, terkadang penjual di pasar tidak bisa menyatakan jenis kenari yang kita beli, sebab asal usul dan garis keturunan sangatlah penting untuk masa mendatang. Setelah memiliki sangkar dan burungnya, masukkanlah sepasang kenari Anda secara terpisah untuk proses penjodohan. Penempatan kandang kenari baiknya di tempat yang tenang dan sejuk, sirkulasi udara lancar dan tidak ada bau yang tidak sedap. Letakkan saja di dinding ruang di rumah Anda, agar Anda lebih mudah untuk melalukan kontrol. Berikan juga pengamanan dari serangga dan binatang pengganggu lainnya. Saya di sini menggunakan metode penyinaran penuh, dengan kata lain, saya berikan penerangan lampu di waktu malam hari. Pasangan kenari saya biarkan tetap bisa beraktifitas, sekalipun tidur, penerangan juga tidak mengganggu kelelapan. Pengaturan mandi dan penjemuran juga tidak kalah pentingnya. Pagi hari, antara pukul 07.00 – 11.00 wib, letakkan kenari di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung, siapkan juga air untuk mandinya, biarkan kenari menjalani hari-harinya tanpa ada paksaan. Bila tidak mandi, tidak apa-apa. Penjemuran berlangsung minimal 30 menit. Sore hari, tergantung terik tidaknya matahari, penjemuran dilakukan mulai pukul 15,00-17.00 wib. Perlakukan kenari Anda seperti pagi harinya, hanya saja, tempat penjemuran usahakan tidak terlalu banyak mendapat sinar matahari, bisa di bawah lindungan pohon. Nah, yang harus Anda lakukan adalah pengamatan. Pengamatan sangatlah penting dalam proses penjodohan kenari, dari hasil pengamatan inilah kita dapat mengetahui apakah pasangan kenari kita sudah siap untuk dikawinkan. Dalam proses ini ada yang membutuhkan waktu yang singkat, ada juga yang memakan waktu lama. Hal yang harus dihindari adalah jangan terburu-buru menyatukan pasangan kenari, sabaaar. Usahakan minimal 3 hari Anda menyekat pasangan kenari. Pada masa penjodohan, berikan pakan tambahan kenari Anda berupa telur rebus untuk membantu proses selanjutnya.

Proses Penangkaran
Setelah melewati masa persiapan, proses penjodohan pun berjalan dengan baik, maka proses penangkaran sudah bisa Anda mulai. Dengan catatan, dari hasil pengamatan, pasangan kenari sudah saling meloloh makanan dan kalau tidur biasanya berdekatan. Kenari betina yang jodoh dengan jantannya akan mengeluarkan bunyi sambutan apabila pejantan berkicau. Secara umum pejantan jarang berkicau kalau sedang berdekatan dengan betina, hanya saling sahut-sahutan dengan suara cuit cuit saja. Kalau tanda-tanda tersebut ada, silahkan coba lepaskan penyekat, biarkan pasangan kenari Anda melanjutkan prosesnya. Diawali dengan berantem itu hal biasa, betina akan mencoba mempertahankan diri. Pada proses ini Anda lagi-lagi harus melakukan pengamatan. Kalau secara terpisah terlihat akur, tapi kalau sudah disatukan mungkin berantem terus. Hal ini bisa dikarenakan betina belum birahi atau usia belum matang. Perlama masa penjodohan atau coba ganti betina lain kalau hal ini terjadi. Kalau kenari Anda akur baik secara terpisah maupun disatukan, itu pertanda yang baik. Sang betina akan minta dikawini, proses ini akan terjadi beberapa kali dalam sehari. Sesekali pejantan akan berkicau kencang sambil mengejar betina untuk mengajak kawin.
Beberapa hal yang harus dilakukan apabila perilaku pasangan Anda seperti yang saya paparkan tadi adalah mempersiapkan tempat untuk sarang dan material untuk isi sarang. Tempat sarang bisa Anda buat dari tempurung kelapa, triplek atau Anda dapat membelinya di pasar burung berupa anyaman dari bambu. Material isi sarang bisa kita gunakan tissue, kapas, atau bisa membeli serat nanas yang dijual di pasar burung. Jangan sesekali memasukkan material sarang ke dalam sarang, letakkan di dasar atau di dinding sangkar dengan penjepit biar tidak berantakan. Saya menggunakan tissue basah bekas yang dicuci bersih, lalu disobek-sobek kira-kira 3-5 cm. Secara alami hewan akan menjalankan proses hidupnya, tapi sekarang..manusia bisa menambahkan kebutuhan lainnya. Di sini saya anjurkan Anda memberikan vitamin untuk vitalitas dan penguat telur, cairan vitamin ini bisa Anda dapatkan di pasar burung. Pemberian vitamin ini boleh juga di lakukan lebih awal pada saat proses penjodohan. Vitamin berguna untuk menjaga stabilitas burung, baik jantan maupun betina. Selain itu vitamin juga baik untuk calon anakan nantinya. Proses pembuatan sarang akan memakan waktu ± 1 minggu. Biarkan betina melaksanakan tugasnya, tidak perlu terlalu sering melihat isi sarang. Tambahkan material isi sarang apabila sarang terlihat belum jadi atau belum nyaman untuk bertelur.
Lagi-lagi Anda panjatkan do’a, memohon kepada Yang Maha Pencipta agar diciptakanNya apa yang kita inginkan. Betina akan mengeluarkan telur di waktu pagi hari, tetapi hal ini tidaklah mutlak. Bila telur sudah keluar, usahakan betina tidak mendengar suara kenari jantan “gacor” lainnya, biasanya betina akan gelisah dalam proses pengeraman dan akan marah dan berantem dengan pejantannya sendiri. Bila hal ini terjadi, jauhkan pejantan gacor tesebut dan pisahkan sebentar pasangan kenari Anda lalu satukan kembali bila betina sudah reda amarahnya. Kalau sarang yang Anda gunakan ukurannya besar, sesekali lihatlah posisi telur di sangkar, pastikan tidak ada telur yang tidak dierami atau posisinya tidak terkumpul dengan telur yang lainnya. Sesekali Anda juga dapat melihat isi sarang apakah yang Anda nantikan sudah menetas. Sebaiknya buatlah catatan sendiri untuk proses penangkaran ini, hal ini dapat menjadi acuan Anda di kemudian hari. Biasanya kenari akan mengeluarkan 1 sampai 5 butir telur, tergantung kematangan usia dan kelengkapan nutrisi makanan di saat penjodohan. 14 hari kemudian, hasil kesabaran anda membuahkan hasil, satu per satu telur menetas, penetasan telur tidak mutlak juga dalam hari yang sama, bisa saja telur yang lain akan menetas keesokan harinya. Bila sudah melewati masa normal penetasan, bisa diperkirakan telur yang dihasilkan tidak terbentuk dengan baik atau mengalami kebusukan.
Setelah telur menetas atau kenari kecil Anda sudah hadir di dunia ini. Alhamdulillah, bersyukurlah kepadaNya atas anugerah yang telah diberikan kepada Anda. Langkah berikutnya yaitu menyiapkan ring (bila diperlukan), kalau Anda ingin adanya pendataan dalam penangkaran atau bisa saja gaya atau juga gengsi untuk nilai kenari Anda. Anda dapat memesan ring sesuai dengan karakter yang dikehendaki, di dunia “maya” bisa Anda temui produsen pembuat ring. Persiapan ini dilakukan lebih awal karena lama pengerjaan ring memakan waktu 7 sampai dengan 10 hari atau anda dapat mempersiapkannya dari jauh hari sebelum anakan kenari Anda menetas. Biasanya pemesanan ring akan dilayani dengan jumlah pesanan minimal 100 buah, dengan harga kisaran Rp. 2.000,- sampai dengan Rp. 5.000,-/satuannya, tergantung bahan dan model. Normalnya, ring kenari berdiameter 2,7-3mm. Bila merasa tidak penting, abaikan saja item ring ini. Pemasangan ring dilakukan pada masa anakan kenari berusia 6 sampai 10 hari, lebih dari usia itu tidak disarankan memasang ring, karena di atas usia tersebut dikhawatirkan ring sudah tidak bisa dipasang atau yang mengkhawatirkan lagi, kaki anakan bisa cacat.

Proses Perawatan
Pejantan ada yang aktif, ada juga yang pasif dalam proses perawatan anak. Di samping karakter burung, tujuan penangkaran pun menjadi penilaian saya. Ada penangkar yang ingin meraup rupiah, ada juga penangkar yang memang cinta akan ternak peliharaannya. Dengan kata lain, ada yang langsung memisah pejantan untuk di jodohkan dengan betina lain dengan membiarkan betinanya merawat anakan sendiri, ada pula yang membiarkan proses perawatan anak secara utuh dengan membiarkan pejantan membantu betinanya merawat anak. Saya mengacu pada proses alami, mungkin karakter pejantan yang saya miliki tidak hanya membuahi, tapi ikut serta aktif dalam proses perawatan anak. Walaupun demikian, saya usahakan proses alami ini tidak terganggu dengan godaan rupiah. Hal ini juga demi kelangsungan hidup hewan ternak saya. Mudah-mudahan para pemula lainnya akan melakukan hal demikian. Keuntungan dari pola ini akan mempercepat masa perkembangan anak kenari Anda.
Dalam merawat indukan dan anakan kenari, hal yang harus diperhatikan adalah pakan dan kebersihan kandang. Saya yakin sekali Anda suka membersihkan kandang kenari peliharaan Anda kan!? Berdasarkan informasi yang saya baca, burung kenari dapat bertahan hidup selama 35 tahun lho! Kembali pada proses perawatan kenari, pakan yang diberikan haruslah mencukupi nutrisi untuk induk dan anakan. Secara umum kenari tidak bisa terlepas dari biji-bijian, jadi siapkan selalu pakan ini. Selain biji-bijian, berikan sayuran seperti sawi dan tauge. Buah apel juga sangat disenangi kenari, potong tipis saja untuk sekali pemberian. Jangan lupa berikan pula telur yang sudah direbus, baik telur puyuh, ayam maupun bebek, telur sangat membantu dalam kecukupan nutrisi anak kenari. Untuk kecukupan mineral, dapat kita berikan pakan berupa asinan (sotong), ada pula yang menambahkan roti kering yang sudah dihaluskan sebagai pakan tambahan.  
Siapkan sarang baru untuk proses ternak berikutnya
Bila Anda mengacu pada proses alami, Anda akan diberikan rizki kembali oleh Yang Maha Kuasa. Dalam proses membesarkan anak, pasangan kenari Anda secara alami pula akan melakukan proses kawin. Di usia anakan 7 sampai 10 hari, siapkanlah sarang beserta material isi sarang baru di sangkar. Betina yang matang usia dan birahi akan menyusun sarang baru. Masuk pada masa 14 hari, anakan sudah cukup kuat untuk bertengger di bibir sarang..jantan dan betina terus aktif dalam pemberian makan. Sampai anakan sudah bisa makan sendiri, kira-kira usia 25 sampai 30 hari, pisahkan anakan. Berikan pakan yang lembut, karena paruhnya belum kuat untuk memecah biji-bijian. Telur rebus dan buah apel merupakan pakan yang cocok untuk anakan, selain lembut, nutrisinya cukup untuk melengkapi proses pertumbuhan. Selain fokus pada perawatan anakan, jangan lupa merawat indukannya, sebab indukannya akan melanjutkan proses perkembangbiakan kembali. Lakukanlah perawatan pada tahap proses penangkaran yang sudah di urai sebelumnya.
Pasangan Pertama
Pasangan Pertama dan 3 anaknya
Anakan Ke-3
Anakan Ke-1
Anakan Ke-2

Sejauh ini, saya sudah paparkan bagaimana cara menangkarkan kenari. Semoga berguna sebagai pedoman bagi rekan-rekan pembaca yang ingin mencoba menangkarkan kenari. Kalaupun dinilai dari kesempurnaan, tulisan yang saya buat ini masih jauh sempurna dari pengalaman peternak yang senior. Tapi saya berbagi berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil rangkuman informasi yang saya kumpulkan.  Selamat mencoba dan semoga berhasil dalam melestarikan burung kenari. Mudah-mudahan akan menjadi suatu bidang usaha, dan dapat menambah rezeki Anda. Amin.





Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...